#saverajaampat #saveindonesiatimur
🌊 Raja Ampat Lagi Dikerok, Kita Masih Mau Diam?
Pernah denger aktivis yang teriak soal tambang di Raja Ampat?
Mungkin kalau dia gak teriak, kita gak akan tau. Kita akan tetap sibuk scroll TikTok, nonton series, sibuk dengan hidup masing-masing… padahal di ujung timur negeri ini, surga dunia lagi dikerok—buat nikel.
Iya, Raja Ampat.
Tempat yang katanya warisan dunia, tempat yang turis asing aja rela jauh-jauh datang buat lihat terumbu karangnya. Sekarang, lagi dibabat buat tambang.
🏗️ Siapa yang Ngasih Izin?
Ini yang bikin orang nanya:
“Kok bisa sih tambang masuk ke Raja Ampat?”
Tambang-tambang ini bukan ilegal. Izin resminya ada.
Dikeluarin bukan sama preman, tapi dari atas—bupati, gubernur, sampai menteri-menteri pusat.
Dan ini bukan cuma sekali kejadian. Sebelumnya, kita udah lihat Ibu Kota Negara (IKN) yang katanya bakal ramah lingkungan. Tapi kenyataannya?
Hewan hewan termasuk Orang utan keluar dari hutan, rumahnya hilang.
Rumah mereka di hutan dibabat, diganti alat berat dan jalan-jalan proyek.
Ekosistem rusak, sungai jadi keruh, udara tercemar.
Suku-suku adat tergusur, kehilangan tanah leluhur yang udah mereka jaga turun-temurun.
Sekarang giliran Raja Ampat.
Besok mungkin Bunaken, Labuan Bajo, atau apapun yang masih hijau di negeri ini.
🌍 Timur Dieksploitasi, Barat Dibangun
Menurut saya, ini bukan lagi soal curiga—ini fakta.
Pemerintah terlalu jahat sama Indonesia Timur.
Hasil alam dari Papua, Maluku, NTT, diambil habis-habisan… tapi dibawanya ke barat, juga diambil oleh manusia yang rakus dan serakah demi kepentingannya.
Buat ngebangun kota-kota besar, buat proyek yang katanya “kemajuan”.
Sementara rakyat timur—yang tanahnya dikuras—dikasih apa?
Infrastruktur seadanya
Pendidikan tertinggal
Bahkan akses kesehatan pun minim
Ini bukan sekadar tambang. Ini pola. Dan kalau kita terus diam, pola ini gak akan pernah berhenti. Raja Ampat hari ini, apa besok giliran kampungmu?
🐢 Kalau Lautnya Rusak, Apa yang Tersisa?
Terumbu karang hancur.
Ikan-ikan langka hilang.
Penyu, biota laut, semua terancam.
Ini bukan cuma tentang "alam" yang rusak. Tapi juga soal masyarakat lokal yang kehilangan sumber hidup, budaya, dan harapan.
Dan yang paling nyakitin:
Kerusakannya ditinggal di timur, manfaatnya dibawa ke barat atau keuntungan pribadi?
Apa kabar keadilan?
🗣️ Kalau Gak Kita Suarakan, Siapa Lagi?
Masalah kayak gini gak akan selesai kalau kita diem.
Gak semua orang bisa ke Papua,
Gak semua orang bisa pasang badan di lapangan,
Tapi semua orang bisa angkat suara.
Bikin rame, biar pemerintah denger.
Tagar #SaveRajaAmpat itu bukan gaya-gayaan.
Itu alarm.
Teriakan bahwa kita peduli.
✊ Ini Bukan Cuma Tentang Raja Ampat
Ini soal cara negara ini memperlakukan alam dan rakyatnya.
Soal demokrasi yang makin tipis.
Soal pembangunan yang makin serakah.
Kita gak anti kemajuan. Tapi kemajuan tanpa hati, tanpa akal sehat, itu bukan kemajuan—itu penghancuran.
📣 Udah Saatnya Kita Ngomong
Jangan tunggu semua keindahan negeri ini cuma bisa dilihat dari dokumenter lama.
Jangan tunggu laut kita jadi genangan limbah.
Jangan tunggu anak cucu kita cuma bisa bilang:
“Dulu, Indonesia itu indah banget lho.”
🌱 #SaveRajaAmpat #saveindonesiatimur
Komentar
Posting Komentar