Persepsi gw tentang IKN - 2 Desember 2023

Sebelum ke persepsi gw mengenai IKN, gw bakal bahas dikit apa sih IKN itu. Karena gak menutup kemungkinan ada yang sampai saat ini gak tau IKN itu apa. 

Jadi, IKN itu adalah pembangunan ibu kota baru Indonesia yang bernama Nusantara. Pembangunan ini merupakan upaya pemerintah dalam membangun identitas nasional dan mewujudkan pemerataan baik dari sisi ekonomi penduduk maupun pembangunan. Proyek ini mengusung pembangunan ekonomi inklusif melalui magnet pertumbuhan ekonomi baru dan merata.

Kesimpulannya, IKN atau Ibu Kota Nusantara adalah proyek besar untuk membuat kota baru yang akan menjadi pusat pemerintahan Indonesia. Proyek ini diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tujuan mencapai visi negara maju pada tahun 2045, yang mereka sebut Indonesia Emas 2045. Ini dilakukan agar Indonesia bisa menjadi negara maju pada tahun 2045. Selain itu, pembangunan ini diharapkan dapat membangun identitas nasional dan mencapai pemerataan ekonomi dengan memberikan peluang ekonomi kepada banyak orang.


Seperti yang Pak Jokowi utarakan, alasan utama IKN dibuat atau ibu kota dipindahkan adalah:

- Bencana yang kerap menerpa Jakarta, seperti banjir
- Pemerataan pembangunan
- Ketersediaan lahan, hingga dukungan penuh dari masyarakat lokal di sana

By the way, gw ngambil info alasan ini dari Narasi Newsroom, lupa linknya 😅

Pengamat ekonomi memperingatkan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berpotensi membebani biaya pembangunan ratusan triliun ke APBN dengan sepinya investasi asing. Akan tetapi, Presiden Joko Widodo mengeklaim sudah ada investor asing yang masuk ke IKN. Gw tau pernyataan itu dari BBC News Indonesia 

Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menuai beragam pandangan. Sebagian pakar dan aktivis mengkhawatirkan bahwa penggunaan APBN untuk pembangunan IKN dapat mengorbankan program-program prioritas untuk masyarakat dan berpotensi tidak fokus pada kesejahteraan rakyat. Namun, pemerintah telah menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak akan membebani APBN dan lebih mengandalkan skema pembiayaan lain, termasuk swasta dan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Meskipun demikian, penting untuk memastikan bahwa pembangunan IKN harus dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat, termasuk masyarakat adat dan lokal. Oleh karena itu, sementara APBN dapat digunakan untuk sebagian pendanaan pembangunan IKN, penting untuk memastikan bahwa hal ini tidak mengorbankan program-program kesejahteraan masyarakat dan bahwa pembangunan IKN benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


 PERSEPSI GW TENTANG IKN


Jujur, gw kontra IKN, gw ga setuju sama IKN karena Kalau gw lihat kondisi Indonesia dalam konteks saat ini, 2 Desember 2023, kita maksa! Kalau emang IKN itu kebijakan pemerintah dalam upaya pemerataan, menurut gw kurang tepat.

Kalau misalnya untuk pemerataan, ya jangan jadi ngurangin kesejahteraan rakyat (IKN dengan uang APBN). Kalau misalnya ngorbanin kesejahteraan rakyat, ya namanya maksa. Kalau pengalihan dana dari sektor kesehatan, pendidikan, atau sektor lain untuk mendukung proyek IKN dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat, itu jelas dapat menimbulkan kekhawatiran. Masa kita maksa bikin ibu kota baru tapi ngorbanin kesejahteraan rakyat!

Masih banyak hal yang urgent di negara kita. Mulai dari pembangunan di Indonesia yang belum merata, sekolah-sekolah yang rusak, tempat-tempat yang ketinggalan, kualitas pendidikan, dan masih banyak lainnya.


Jangan bilang gw pendukung atau buzzer Anies. Gw bukan! Tapi gw setuju banget sama Pak Anies. Beliau bilang gini:

"Kalau mau memeratakan Indonesia, maka bangun kota kecil menjadi menengah, kota menengah menjadi besar di seluruh Indonesia. Bukan hanya membangun satu kota di tengah-tengah hutan, karena membangun satu kota di tengah hutan itu sesungguhnya menimbulkan ketimpangan yang baru."

Ini gw setuju banget! Dibandingkan melanjutkan IKN, lebih baik kita membuat tempat-tempat atau kota-kota yang kecil jadi menengah, kota menengah menjadi besar!

Dibandingin kita bikin IKN yang salah satu isinya rumah buat menteri dan penguasa di sana yang harganya pasti miliaran, lebih baik kita pakai uang miliaran itu buat memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak, buat fasilitas sekolah yang bagus, dan pendidikan yang berkualitas! Bayangin aja, satu rumah menteri di IKN bisa benerin banyak sekolah yang rusak! Dengan pikiran sederhana aja, harusnya lu semua tau harus milih yang mana: melanjutkan IKN atau dikaji ulang?

Kalau misalnya alasannya, "Kan IKN udah keluar dana, udah terlanjur dibikin blablabla..."

Lebih baik kita mengorbankan kerugian kecil ini untuk menghindari kerugian besar di masa mendatang!

~ Justicia 2023


Citations:

(https://www.bbc.com/indonesia/articles/cxe4y48jz5yo).

 https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-60021821
 https://kaltim.antaranews.com/berita/202899/akademisi-isu-ikn-semestinya-difokuskan-kesejahteraan-rakyat
 https://www.cnbcindonesia.com/news/20220117085642-4-307810/terungkap-bangun-ibu-kota-baru-mayoritas-bakal-pakai-apbn
 https://www.kaltimprov.go.id/berita/ikn-harus-bisa-memberikan-kesejahteraan-bagi-masyarakat
 https://lestari.kompas.com/read/2023/05/24/170000486/ikn-harus-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat-adat-dan-lokal-?page=all

https://nasional.kompas.com/read/2023/12/01/07013061/sudirman-said-ungkap-alasan-anies-ingin-kaji-ulang-pembangunan-ikn.

Komentar

Postingan Populer